Indikator Kemiskinan

Indikator Utama Kemiskinan

1. terbatasnya kecukupan dan mutu pangan;
2. terbatasnya akses dan rendahnya mutu layanan kesehatan;
3. terbatasnya akses dan rendahnya mutu layanan pendidikan;
4. terbatasnya kesempatan kerja dan berusaha;
5. lemahnya perlindungan terhadap aset usaha, dan perbedaan upah;
6. terbatasnya akses layanan perumahan dan sanitasi;
7. terbatasnya akses terhadap air bersih;
8. lemahnya kepastian kepemilikan dan penguasaan tanah;
9. memburuknya kondisi lingkungan hidup dan sumberdaya alam, serta terbatasnya akses masyarakat terhadap sumber daya alam;
10. lemahnya jaminan rasa aman;
11. lemahnya partisipasi;
12. besarnya beban kependudukan yang disebabkan oleh besarnya tanggungan keluarga;
13. tata kelola pemerintahan yang buruk yang menyebabkan inefisiensi dan inefektivitas dalam pelayanan publik, meluasnya korupsi dan rendahnya jaminan sosial terhadap masyarakat.

Kenyataan menunjukkan bahwa kemiskinan tidak bisa didefinisikan dengan sangat sederhana, karena tidak hanya berhubungan dengan kemampuan memenuhi kebutuhan material, tetapi juga sangat berkaitan dengan dimensi kehidupan manusia yang lain. Karenanya, kemiskinan hanya dapat ditanggulangi apabila dimensi-dimensi lain itu diperhitungkan. Menurut Bank Dunia (2003), penyebab dasar kemiskinan adalah:

1. kegagalan kepemilikan terutama tanah dan modal;
2. terbatasnya ketersediaan bahan kebutuhan dasar, sarana dan prasarana;
3. kebijakan pembangunan yang bias perkotaan dan bias sektor;
4. adanya perbedaan kesempatan di antara anggota masyarakat dan sistem yang kurang mendukung;
5. adanya perbedaan sumber daya manusia dan perbedaan antara sektor ekonomi (ekonomi tradisional versus ekonomi modern);
6. rendahnya produktivitas dan tingkat pembentukan modal dalam masyarakat;
7. budaya hidup yang dikaitkan dengan kemampuan seseorang mengelola sumber daya alam dan lingkunganya;
8. tidak adanya tata pemerintahan yang bersih dan baik (good governance);
9. pengelolaan sumber daya alam yang berlebihan dan tidak berwawasan lingkungan.

Indikator utama kemiskinan menurut Bank Dunia adalah kepemilikan tanah dan modal yang terbatas, terbatasnya sarana dan prasarana yang dibutuhkan, pembangunan yang bias kota, perbedaan kesempatan di antara anggota masyarakat, perbedaan sumber daya manusia dan sektor ekonomi, rendahnya produktivitas, budaya hidup yang jelek, tata pemerintahan yang buruk, dan pengelolaan sumber daya alam yang berlebihan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *