Belajar dari Bebek

Bebek, ya bebek, adalah hewan yang punya sifat manut yang luar biasa. Bebek cenderung hidup berkelompok, alias tidak (dapat) hidup sendirian, karena jika sendirian akan selalu “ngroweng” terus tanpa henti. Dan ketika mengelompok, hewan ini mudah diatur, uniknya secara alamiah segerombolan bebek akan membentuk pola rapi berjajar dan seperti membentuk huruf “V” dimana (seakan-akan) ada 1 pemimpin didepan barisan bebek itu.
Pada prinsipnya, setiap ciptaan Tuhan mempunyai manfaat dan bisa menjadi pelajaran bagi yang lain, termasuk manusia. Karena keberadaan mahluk diciptakan oleh tuhan memang bias bermanfaat untuk yang lain. Pun keberadaan bebek ini, ada sisi pelajaran dari bebek bagi manusia baik yang positif maupun yang negative. Sisi negative misalkan, orang menyebut orang lain yang suka ngikut seperti bebek, hal ini karena dianggap tidak mempunyai prinsip. Sedangkan sisi baiiknya, bebek member pelajaran sangat berharga bagi manusia seperti sifat kebersamaan, kerukunan, persahabatan dan lain-lain (akan dibahas berikutnya)…
Seperti kita tahu bersama, jika kita melihat bebek berjalan, segerombolan bebek memperlihatkan sebuah pola yang unik. Ketika berjalan, sekelompok bebek tersebut berjalan beriringan membentuk suatu formasi yang menyerupai “V” dimana salah satu di antara sekelompok bebek tersebut berada di bagian paling depan sebagai pemimpin barisan. Selama perjalanan masing-masing bebek dalam formasi tersebut tetap berada di tempatnya dan tidak seekorpun di antara mereka yang berusaha mendahului bebek lainnya yang ada di depannya.
Berikut sisi positif dari perilaku bebek yang dapat dijadikan contoh:.
1. Menghormati pimpinan. Sebagaimana yang kita ketahui bersama bahwa ketika bebek berjalan bersama, pasti ada salah satu yang menjadi komandan, atau berada di posisi paling depan, tidak ada satupun yang bercerai dari barisan tersebut hingga sampai tujuan (kandang). Pun demikian dengan kita bahwa setiap kita harus belajar menghormati pemimpin (apapun dan siapapun) dan jikapun pimpinan salah maka kita punya kewajiban untuk mengingatkan dan seterusnya.
2. Patuh. Secara eksplisit bebek mengajarkan kita bersikap patuh tehadap aturan. Seperti bebek tidak pernah akan mendahului siapapun dari segerombolan bebek tersebut yang menjadi terdepan.
3. Kompak. Bebek mengajarkan kita untuk selalu kompak. Lihat saja perilaku bebek ketika sudah berkumpul dan dikasih makan misalnya meskipun berkeroyok, siapapun akan makan bersama. Tidak ada satupun yang mencurangi temannya….heheheh.
4. Kebersamaan. Kita diajarkan selalu bersama-sama, meskipun dalam keadaan suka maupun duka. Coba lihat ketika salah satu dari mereka terpisah maka terlihat seperti panic sekali, bingung tak terarah…..

Dari pelajaran tersebut, sepertinya keberadaan bebek dapat menjadi pelajaran bagi kita semua. Itulah nikmat luar biasa dari tuhan kepada kita semua….

bersambung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *